Satu Orang WBP Lapas Siau Jalani Pembebasan Bersyarat

1

Sitaro, BERANTAS – Pembebasan Bersyarat (PB) merupakan proses Pembinaan Narapidana di luar Lapas untuk mengintegrasikan dengan keluarga dan masyarakat.

Selain mendapatkan hak Ibadah, perawatan, pendidikan, pelayanan kesehatan dan makanan, layanan informasi, penyuluhan hukum, menyampaikan pengaduan, mendapat bahan bacaan, mendapat perlakuan secara manusiawi, jaminan keselamatan kerja, pelayanan sosial, dan hak untuk menerima atau menolak hak kunjungan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga berhak menerima Hak bersyarat, diantaranya Pembebasan Bersyarat (PB), hal ini sejalan dengan UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM RI Nomor PAS-1409 PK.05.09 Tahun 2022 Tentang Pembebasan Bersyarat Narapidana, Pagi ini (Senin, 19/09), bertempat di Lapangan serba guna, dilaksanakan penyerahan SK Pembebasan Bersyarat kepada 1 orang WBP Lapas Ulu Siau.

Setelah melalui prosedur yang ada, dan memenuhi syarat substantif dan administratif, maka WBP yang bersangkutan dinyatakan berhak menjalani PB. Penyerahan SK PB ini dirangkaikan dengan Apel bersama dengan Koramil 1301-02 Siau dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan semangat bela negara.

Diharapkan ketika narapidana menjalani PB, dapat kembali ke masyarakat dan turut serta membangun hubungan sosial yang baik dengan lingkungan. Hak PB dan hak lainnya diberikan kepada semua narapidana yang telah memenuhi persyaratan tanpa terkecuali dan non diskriminatif, seperti yang tercantum dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

(Tamp)

KumhamSemakinPasti

KemenkumhamSulut

KanwilKemenkumhamSulut

LapasSiauMatoghase

HumasLapasUluSiau