STIE IPWI Jakarta Resmi Menjadi Universitas IPWIJA

Pendidikan

Jakarta, BERANTAS –

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akhirnya meresmikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta dan Akademi Kebidanan Widya Karsa Jayakarta menjadi Universitas IPWIJA. Surat Keputusan Nomor 627/E/O/2022 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta dan Akademi Kebidanan Widya Karsa Jayakarta menjadi Universitas IPWIJA diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP kepada Ketua Yayasan Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia Jakarta, Dr. Sri Lestari Prasilowati, MA di Gedung Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti ) Wilayah III Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Perubahan dari STIE IPWIJA menjadi Universitas IPWIJA merupakan suatu langkah besar yang dimulai dari Pengumuman Penetapan Proposal Penerima Bantuan Akselerasi Program Penggabungan atau Penyatuan PTS Gelombang I Tahun 2021 pada tanggal 17 September 2021.

STIE IPWIJA merupakan salah satu perguruan tinggi dari 43 Perguruan Tinggi yang berhasil lolos dalam seleksi tersebut. Dalam Proposal Akselerasi Program Penggabungan tersebut pihak STIE IPWIJA bersama Akademi Kebidanan Widya Karsa Jayakarta berkomitmen untuk bergabung manjadi Universitas. Dalam proposal program baru yang diajukan adalah Sistem Informasi, Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak, Kewirausahaan dan D3 Kebidanan.

Selanjutnya untuk merealisasikan Program Penggabungan atau Penyatuan tersebut Yayasan dan STIE IPWI Jakarta berkolaborasi menyiapakan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Persiapan-persiapan untuk mewujudkan Universitas IPWIJA dilakukan dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Aspek Hukum, Aspek Keuangan, Sistem Silemkerma serta Pendampingan Penyusunan Studi Kelayakan, Penyusunan Prodi Baru, Penyusunan Rancangan Statuta dan Penyusunan Rancangan SPMI.

Dalam penyerahan SK Perubahan menjadi Universitas tersebut, Kepala LLDikti Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani berpesan, dengan telah diterimanya SK tersebut, Rektor Universitas harus lebih mengutamakan mutu pembelajaran dan bisa “lari kencang” dalam mengembangkan program studi yang baru.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Sri Lestari, MA selaku Ketua Yayasan IPWI Jakarta menyampaikan ucapan terimakasih atas bimbingan dan arahan dari LLDikti Wilayah III sehingga Universitas IPWIJA bisa berdiri di daerah administrasi Jakarta Timur. “Sebagai Universitas baru, program utama yang akan dilaksanakan adalah memprioritaskan promosi program studi baru yang telah mendapat status akreditasi Baik untuk segera meningkat manjadi Baik Sekali,” ujar Sri Lestari.

Sementara itu, Rektor pertama Universitas IPWIJA, Ir. Besar Agung Martono, MM., DBA menyatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi dan pengembangan dengan menambah program studi baru yang sangat dibutuhkan masyarakat luas khususnya program doktor. “Disamping itu Universitas Ipwija juga akan mengintensifkan program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) dan menjalin kerjasama internasional untuk menyelenggarakan kelas internasional dalam usaha menuju Universitas Ipwija terakreditasi “Unggul” mencetak wirausaha dan profesional yang berkontribusi signifikan untuk mencapai masyarakat Indonesia Adil Makmur,” terang Agung kepada wartawan di sela penyerahan SK.

“Untuk Kerjasama dengan univesitas luar negeri, kami akan intensif berkolaborasi dengan Philippine Women’s University untuk menyelenggarakan Program Doktor yang masih banyak dibutuhkan para akademisi di Indonesia,” tambah Rektor Agung, yang juga merupakan salah satu pendiri LSP Pers Indonesia.

Rektor Besar Agung Martono juga menceritakan asal mula berdirinya STIE IPWI Jakarta pada tahun 1991. Pada waktu itu STIE IPWIJA merupakan penyelenggara perguruan tinggi perintis dan pelopor Program Magister Manajemen di Indonesia.
Agung bersama ayah kandungnya R. Soemitro dan kakaknya Bambang Tri Cahyono, M.Ec, Ph.D, mulai merintis perguruan tingginya untuk pertama kali di kampus Jl. Raya Pasar Minggu Km 18 Kecamatan Pejaten Jakarta Selatan.

Berkat Taufik Hidaya Allah SWT dan semangat serta perjuangan ayah dan anak yang gigih, Agung menuturkan, pada tanggal 29 Juli 1993 STIE IPWI mendapat persetujuan operasional dengan terbitnya SK Mendikbud No. 79/D/O/1993 sebagai salah satu pelopor penyelenggara Magister Manajemen di Indonesia pada masa itu. Setelah mengalami lika-liku dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi selama 29 tahun akhirnya lahirlah Universitas Ipwija.

Dalam wawancara terakhir, Rektor Agung yang merupakan lulusan Doktor De La Salle University Manila bertutur : “Semoga kelahiran Universitas Ipwija akan menjadi berkah bagi stakeholder dan masyarakat luas.”

Dalam acara penyerahan tersebut juga dihadiri oleh para pejabat dilingkungan LLDIKTI 3 antara lain Koordinator Pusat Data, Kelembagaan, dan Kerja Sama Norsanty, S. Kom., M. Kom dan Kepala Bagian Umum Noviyanto, S.T., M.M.Si. Sedangkan dari Universitas Ipwija hadir Rektor Universitas Ipwija Ir. Besar Agung Martono, M.M., DBA dan Pembina Yayasan Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia Jakarta, Drs. Juniarto Rojo Prasetyo, MPM., Ed.D, Dr. Suyanto,MM., M.Ak., CA serta Dr. Heru Mulyamnto, M.M.

(rls/red.1)