Warga Pekon Sumur Jaya Pertanyakan Proyek Rabat Beton Dibiarkan Terbengkalai

34

Lampung, BERANTAS –

Pembangunan jalan rabat beton di Pemangku Ham Baru, Pekon Sumur Jaya Kecamatan Pesisir Selatan Kab Pesisir Barat, menjadi sorotan warga setempat.

Pasalnya, rabat beton yang merupakan jalan pertanian dengan volume panjang 200 meter dan lebar 210 cm itu, pembangunanya dibiarkan terbengkalai tanpa ada kejelasan.

Menurut keterangan dari beberapa warga setempat yang meminta identitas mereka tidak disebutkan, sudah sekitar 20 hari ini pembangunan tidak dilanjutkan, “Ini baru dibangun sepanjang 100 meter, kita mau lanjut kerja uang yang diberikan peratin sudah habis. Terkait kapan pembangunan akan dilanjutkan? kita menunggu perintah pak peratin”, ungkap mereka.

Saat ditanya berapa nilai proyek yang dianggarkan, dijelaskan bahwa pagi anggaran dikisaran Rp 140 juta. “Kemaren dikasih sama peratin baru sekitar Rp 45 juta, uang yang Rp 45 juta sudah habis kita bangunkan, sambil menunjukan fisik bangunan yang baru dibangun 100 meter”, ungkapnya.

“Untuk melanjutkan pembangunan kita lagi menunggu perintah dari pak Peratin karena uangnya memang di pak Peratin, bahkan yang belanja material seperti pasir, batu split dan semen itu pak Peratin sendiri yang belanja langsung, kita terima barang disini”, jelas warga.

Didapat keterangan dari Sekdes pekon Sumur Jaya, Jeky Adipraja saat ditemui dibalai pekon setempat, Senin (29/8), bahwa pengerjaan rabat beton di Ham Baru memang menggunakan dana untuk ketahanan pangan. “Namun dana ketahanan pangan tidak untuk itu saja, kalau tidak salah mau beli sapi juga”, ujarnya.

Saat ditanya mengenai detail berapa anggaran 20 persen dari total DD untuk ketahanan pangan dan rinciannya, Jeky menolak dengan alasan takut salah, “Sebaiknya tanyakan langsung saja sama pak peratin”, pungkasnya.

Sementara itu, Peratin Pekon Sumur Jaya, Rahmad belum bisa dikonfirmasi untuk mendapatkan penjelasan karena tidak berada dikantor.

Begitupula ketika dihubungi handphonenya tidak tersambung, pun melalui pesan WhatApp.

(Benk)