Kapolda Gorontalo Tekankan Jajarannya Tidak Melakukan Perkeliruan

5

Gorontalo, BERANTAS – Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika memimpin langsung rapat anev rutin situasi kamtibmas Polda Gorontalo dan jajaran secara daring, Jumat (19/8).

Kapolda menyampaikan penekanan dari Kapolri dan juga menjadi penekanan dirinya selaku Kapolda Gorontalo.

“Jangan melakukan perkeliruan dengan terlibat secara langsung atau tidak langsung perjudian, miras, illegal meaning, mafia tanah, penyelundupan, pungutan liar dan BBM illegal, serta berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya. Silahkan Karo Ops buatkan TR Jukrah terkait hal ini” tegas Helmy.

Kegiatan yang digelar di Lobby Presisi Polda Gorontalo dihadiri oleh Wakapolda Gorontalo, Irwasda, diikuti seluruh Pejabat Utama, Kapolres dan Kapolsek Jajaran.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Helmy Santika juga mengajak jajaran dibawahnya untuk berintrospeksi diri.

“Pahami kembali nilai-nilai etika Kepolisian Tribrata dan Catur Prasetya, cara melayani yang baik, mengayomi, menghormati orang lain dan berempati kepada masyarakat, dan itu harus kita tanamkan ke dalam diri kita, hindari sikap dan perilaku yang merugikan serta menyakiti hati masyarakat dan merusak Citra Polri”, jelas Irjen Pol Helmy Santika.

Selain itu, Kapolda Helmy juga mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwasannya mereka adalah kebanggaan keluarga.
“Kita adalah kebanggaan keluarga, istri dan anak-anak apapun pangkatnya, Jagalah kebanggaan itu dengan cara kita berkerja dengan baik. Kalau tidak bisa berprestasi jangan membuat masalah atau menjadi sumber masalah,” tegasnya.

Dikatakan Kapolda bahwasannya selama 1 bulan lebih dirinya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo, sudah menandatangani 3 berkas personil yang dipecat / Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Dalam kegiatan anev mingguan tersebut, Kapolda memerintahkan kepada seluruh Kapolres untuk terus menjaga situasi Kamtibmas di Wilayah Propinsi Gorontalo agar tetap aman, terkendali dan kondusif dengan melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian baik preemtif, preventif maupun represif.

Kapolda juga menyampaikan kepada para Kapolres jajaran untuk segera berkoordinasi guna pembenahan atau penyempurnaan data-data dengan Ops Polda Gorontalo sehingga tidak terjadi kesalahan data.

“Saya sampaikan kepada Kapolres dan Kapolsek, jangan takut membuat laporan tentang situasi kamtibmas. Jangan ada laporan yang ditutup-tutupi. Jika data tidak valid maka analisisnya menjadi tidak benar sehingga pengambilan keputusannya pun juga tidak tepat, maka dari itu kita butuh data yang valid”, jelasnya.

(rls/jepril)