Listyo Sigit Prabowo Terpilih Menjadi Ketua Umum PB ISSI

Lintas Daerah

Jakarta, BERANTAS

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Olahraga Sepeda (PB ISSI) periode 2021-2025, ia menggantikan Raja Sapta Oktohari yang kini Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Bapak Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo adalah calon tunggal, maka secara otomatis terpilih menjadi ketua. Ia sekaligus merangkap ketua formatur untuk membantu menyusun pengurusan selambatnya-lambatnya 30 hari setelah Munaslub,” kata Jadi Rajagukguk di Munaslub.

Selamat Terpilihnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Ketum PB ISSI diketahui berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslab) PB ISSI yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (3/4/2021).

Pada Munaslab PB ISSI yang ke-19 ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal.
Dan karena calon ketua umum hanya satu maka Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjadi ketua umum terpilih masa bakti 2021-2025 secara aklamasi,” kata Ketua Steering Committee Munaslub PB ISSI Jadi Rajagukguk dalam Munaslub di Jakarta, Sabtu.

“Listyo Sigit yang tidak bisa hadir dalam Munaslub diwakili oleh Dewan Pembina PB ISSI Irjen. Pol. Wahyu Hadiningrat. Ia mengatakan Kapolri saat ini sedang ada tugas negara di NTT sehingga ia menitipkan pesan bahwa dirinya berterima kasih telah diberi kepercayaan untuk memimpin PB ISSI”.

Disini juga saya mengatakan tidak bisa bekerja sendiri dan perlu kerja sama antarprovinsi, klub, komunitas dan seluruh stakeholder balap sepeda di seluruh Indonesia.
Hari ini Munaslub PB ISSI Jadi Rajagukguk sah menetapkan Listyo sebagai ketua umum. Listyo menjadi pengganti Raja Sapta Oktohari, yang meninggalkan jabatannya karena menjadi ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Dia juga menyampaikan akan melanjutkan program PB ISSI sebelumnya pada kepengurusan berikutnya, yakni enam program strategis yang meliputi peningkatan kualitas pelatih, komiser/wasit, penyelenggara event, sarana dan prasarana venue.”.

“Melihat dan mempelajari capaian PB ISSI pada 2019 hingga saat ini di bawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari, mulai dari prestasi di Asian Games, SEA Games, saya apresiasi,“ kata Wahyu menyampaikan pesan Listyo.
Selanjutnya Listyo Sigit akan menyusun kepengurusan PB ISSI 2021-2025 bersama tim formatur yang terdiri atas Sekretaris Jenderal PB ISSI Parama Nugroho dan Ketua Steering Committee Jadi Rajagukguk.

Terpilihnya Listyo Sigit Prabowo menggantikan posisi ketua umum periode 2019-2023 Raja Sapta Oktohari yang harus mundur dari jabatannya karena tidak bisa merangkap jabatan. Oktohari terpilih menjadi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada Oktober 2019.

Dan ada enam program strategis: Pengemembangan kualitas wasit, pengembangan juri, pengembangan penyelenggaraan nasional, region, internasional, pengembangan venue sesuai standarasisasi dunia, penataan sistem organisassi sesuai AD/ART. Itu program strategis untuk empat tahun ke depan,” ucapnya.

“Dan Selain itu menjabat sebagai ketua umum PB ISSI, Listyo Sigit Prabowo saat ini juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agung Firman Sampurna. Kepengurusan PBSI 2020-2024 akan dilantik pekan depan.
Disini Wahyu menyampaikan visi-misi yang diusung Listyo untuk PB ISSI. Intinya, ia mau meningkatkan kualitas kepengurusan dan prestasi sepeda nasional.

” Disini saya menyampaikan sambutan ketum terpilih 2021-2025 Bapak Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Beliau minta maaf karena sedang tugas di Nusa Tenggara Timur. Saya yang akan menyampaikan Visi-misi ketua PB ISSI 2021-2025,” ujar Wahyu dalam sambutannya yang mewakili Listyo.

“Prestasi PB ISSI dari 2019 sampai saat ini di bawah okto saya apresaiasi. Terutama prestasi atlet BMX Toni Syarifudin di Olimpade Rio de Janeiro maupun pretasi lainnya di single event nasional dan event internasional,” ucap Wahyu.

“Dan terima kasih dalam penghargaan setinggi-tingginya buat Bapak Sapta Okto yang telah kontribusi, waktu, pemikiran dan finansial,” ucapnya.

(Rls/Achmad Hidayat)