Bupati Bogor Nampaknya Tak Mampu Tertibkan Pasar Ciampea, Jalan Hancur Bak Kubangan Kerbau

198

Bogor, BERANTAS

Sungguh keadaan yang kurang sedap dipandang mata, pasar tradisional Ciampea telah lama dibiarkan semrawut hingga membuat jalan macet.

Hingga sekarang Pemda Kabupaten Bogor seolah olah tidak mampu menertibkan pasar yang menghambat mobilitas pengguna jalan. Belum lagi Jalan sekitarnya di Desa Benteng Jl Letnan Sukarna hingga pertigaan Jalan Raya Ciampea keadaannya hancur berlubang.

Kalau terjadi hujan bak kubangan kerbau, hingga menunggu mangsa mobil yang lewat di sana. Dinas PUPR Kabupaten Bogor nampaknya tidak bisa berbuat apa apa, mereka masih tutup mata, entah kapan keadaan tersebut akan ditanggulangi.

Beberapa orang tokoh dan warga masyarakat setempat yang diwawancarai Koran Berantas menuturkan, mereka sangat kesal akibat adanya Pasar Liar yang menyita badan jalan dan setiap hari menimbulkan kemacetan parah.

“Keadaan lingkungan menjadi kumuh, jalan jalan yang rusak membuat keadaan tidak nyaman lagi”, keluh seorang Ibu asal Leuwiliang.

Dikatakannya, sejak jabatan Bupati dipegang Rachmat Yasin hingga sekarang Ade Yasin, nampaknya tidak mampu mengatasi pasar liar yang membuat jalan macet setiap hari.

“Apakah masih menunggu ada lagi Bupati Bogor yang baru nanti yang sanggup mengatasi pasar kumuh yang membuat jalan macet dan jalan hancur seperti kubangan kerbau”, ujar tokoh LSM setempat dengan nada geram.

(Meidina Sarah/Ario Hapsari/red.01)