Rp 37 Miliar Anggaran Infrastruktur Kab Bogor TA 2020 Diduga Raib

Berantas Korupsi

Cibinong, BERANTAS
Dugaan terjadinya penyelewengan Dana APBD Kabupaten Bogor tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 37 Miliar yang seyogyanya dilokasikan pada pembangunan infrastruktur, patut segera diungkap.

Menurut keterangan seseorang sumber yang sangat mengetahui, berinitial DY, bahwa dana APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten Bogor itu dialokasikan pada dua proyek yakni infrastruktur pembangunan pedestrian jalan di Jl.EP sebesar Rp 23 Miliar, dan Renovasi Gedung GPS sebesar Rp 14 Miliar, namun hingga tahun 2021 tidak dilaksanakan, sehingga ada dugaan dana tersebut menguap begitu saja.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, MH mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dilapangan, ternyata tidak menemukan adanya pembangunan atau realisasi anggaran dilapangan. Anggota Dewan tersebut telah melakukan sidak dilapangan namun dia sangat kecewa karena tidak ada bukti pelaksanaan.

Staf Redaksi Koran Berantas yang mencoba menemui Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro, hari Selasa (31/8-2021) untuk melakukan konfirmasi dan pengecekan data, tidak berada dikantornya. Keesokan harinya, Rabu (1/9), Kadis Soebiantoro menitipkan pesan kepada Stafnya bernama Deddi, bahwa persoalan tersebut sedang berjalan dan dalam pemeriksaan.

Ketua Umum DPP LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat {PAR) Khotman Idris kepada Redaksi Berantas, Rabu (1/9-2021) menanggapi informasi akurat dari narasumber DY menegaskan, akan segera menurunkan Timnya untuk membongkar adanya dugaan kecurangan tersebut.

“Bila nanti datanya sudah lengkap, kami akan segera laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna ditindak lanjuti, dan jika ternyata benar terbukti adanya penyelewengan dana APBD, pelakunya jelas harus segera ditangkap dan dipenjarakan, jangan sampai ada maling uang rakyat”, ujar Khotman yang juga Ketua Bidang Pengawasan Lembaga Reformasi Indonesia itu dengan nada tinggi.

(bust/red.13/red.01)