Dimasa PPKM e.Waroeng Dahlan 68 Menyalurkan Sembako Untuk 3 Bulan Kedepan

Lintas Daerah

Jakarta, BERANTAS

Program elektronik warung gotong royong (e.Warong) atau yg dikenal dengan e.Waroeng Dahlan 68, yang berdomisili di Kel Beji Timur, Kecamatan Beji, Depok – Jawa Barat, kembali menyalurkan sembako untuk 406 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH untuk mereka yang bertempat tinggal di wilayah tersebut.

Penyaluran yang biasa dilakukan setiap pertengahan bulan sempat tertunda karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dan baru dapat disalurkan kembali pada tanggal 26 hingga 28 Juli 2021 yakni tiga hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak dan menggunakan masker.
Pembagian kali ini dilakukan sekaligus untuk tiga bulan yakni bulan Juli,
Agustus dan September.

Sejalan dengan anjuran Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengusulkan Himpunan Bank-Bank Milik Negara atau Himbara untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan menggunakan kartu elektronik.

Risma mengatakan, untuk penerima bantuan pada skema bansos yang baru terkait PPKM, memang perlu terobosan.
Seperti pada penambahan bantuan kepada 5,9 juta keluarga penerima bantuan non-tunai usulan daerah yang disalurkan melalui Himbara dengan mekanisme non-tunai seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Risma juga mengatakan Kemensos terus meningkatkan upaya agar penerima manfaat mendapatkan bantuan dengan cepat dan tepat sasaran.

Usulan penggunaan transaksi digital ini merupakan bagian upaya Risma melakukan langkah-langkah akselerasi pada fase penyaluran bantuan sosial sejalan dengan arahan Presiden.

Selain itu, dia juga terus mendorong pemda agar meningkatkan verfikasi dan validasi data.
Khususnya dalam memenuhi alokasi penerima bantuan non-tunai kepada 5,9 juta keluarga. “Karena kan sesuai ketentuan dalam undang-undang data penerima diusulkan oleh daerah. Untuk mengakselerasi penyaluran bantuan, kami mengintensifkan koordinasi dengan pemda,” ujarnya .

(Achmad Hudori)