NASIB PILU PETANI SAWIT BOALEMO MENUNTUT PENGEMBALIAN LAHAN

Lintas Daerah

berantasonline.com Gorontalo

Ibu Hajah Asmah petani plasma Sawit di Kecamatan Wonosari Kabupatan Boalemo Provinsi Gorontalo menyampaikan kekesalannya ketika menggerakkan massa unjuk rasa di depan kantor agraria Kab. Boaleno.

Betapa tidak, lahan para petani sudah menjadi HGU Koperasi dan sudah jaminan Bank, sedangkan para pengurus Koperasi tidak merasa menguasakan kepada perusahaan untuk pinjam uang ke Bank. Sementara itu, Ibu Hajah Asmah ini memiliki lahan sawit 65 ha namun memperoleh bagi hasil yang tidak memuaskan dari perusahaan.

Hal senada disampaikan oleh Burhan Supu petani plasma sawit di desa Pangeya Kec Winisari yang memiliki lahan plasma 6 ha sudah berulangkali sawitnya dipanen perusahaan tapi tidak pernah mendapat bagian, selama 7 tahun ini tak pernah memperoleh bagi hasil dari perusahaan.

Ketika Wartawan Berantas mendatangi rumah Burhan Supu sedang panen jagung di luar kawasan Sawit seluas 1 ha memperoleh panen jagung 178 karung. padahal lahannya yg masuk perusahaan Sawit 6 Ha selama 7 th tidak ada bagian.

“Sekarang saya panen jagung 178 karung lumayan untuk kebutuan se hari2, padahal panenan hanya 1 Ha. lebih baik perusahaan kembalikan uang”, ujarnya.

Saleh Nune juga nemiliki lahan 6 ha bagi selama 9 Th, tapi sekarang sibuk untuk Panen jagung hanya 1 Panen 1 paner.